【Era tahun tujuh puluhan + Pernikahan militer + Anak kesayangan keluarga + Ruang ajaib + Membesarkan anak + Mandul + Manipulatif + Keberuntungan baik + Karakter wanita pendukung dari novel yang terbawa ke dalam cerita beradu dengan tokoh utama wanita yang bereinkarnasi】 Lin Ranran terbangun di dalam novel dan menjadi pemeran antagonis kejam era 70-an—istri bengis dari pria agung yang dikutuk mandul. Dalam kisah itu, tokoh wanita pendamping adalah seorang pengagum sepupu, rela bertekuk lutut demi membantu sang sepupu meraih kekuasaan. Ia merancang pernikahan dengan tokoh utama pria, memanfaatkan keelokan paras bak Daji untuk menggoda sang suami, hingga membuat keluarga sang tokoh utama porak-poranda. Begitu sang suami dan ketiga putranya dibuang ke pedesaan oleh para intelektual muda, ia segera menggugurkan kandungan, menceraikan suami, lalu menikah dengan sang sepupu! Menurut alur cerita, tak sampai tiga tahun, keluarga tokoh utama pulih dan kembali ke jabatan semula, bahkan menjadi keluarga konglomerat yang diidamkan semua orang. Tokoh utama pria hidup bahagia bersama tokoh utama wanita yang bereinkarnasi, serta dikaruniai tiga orang anak! Sedangkan, setelah tokoh wanita pendamping menikah dengan sepupunya, ia tak mendapat kasih sayang suami, ditindas mertua, dan akhirnya seluruh keluarga dibui! Seluruh keluarga sang suami menudingnya sebagai dalang utama, ia pun dijatuhi hukuman dua puluh tahun penjara! Tak kuasa menahan derita di penjara, ia memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Betapa tragis naskah hidupnya! Kini, menatap suami yang ketampanannya melebihi Pan An, Lin Ranran bersumpah untuk tidak menuruti jalan cerita! Ia segera mengemasi barang-barangnya, memanfaatkan ruang ajaib miliknya untuk menguras harta sepupunya, lalu pergi ke desa bersama sang suami! Ia hendak merebut naskah hidup tokoh utama wanita, menapaki jejaknya, dan menutup semua jalan baginya!
“Memaksamu ikut ke desa merasakan penderitaan, itu adalah kesalahanku. Besok aku akan mengajukan perceraian. Kau tak seharusnya menanggung hukuman ini.” Suara lelaki itu keras, di wajah tampannya, goresan-goresan cakaran tampak mencolok, dalam temaram cahaya lampu, semakin menegaskan ketampanannya.
Lin Ranran mengangkat pandangan, hanya melihat lelaki di hadapannya mengenakan seragam militer yang rapi, postur tegak bagai pinus tua, bahkan di tengah amarah yang membara, aura prajurit yang lahir bersama dirinya sama sekali tak dapat disembunyikan.
Pesona semacam ini, barangkali Pan An sekalipun tak sanggup menandingi seujung jari.
Tiba-tiba, ingatan yang bukan miliknya mengalir deras ke dalam benak Lin Ranran.
Dia ternyata telah masuk ke dalam dunia novel! Dan novel itu adalah kisah era tahun 70-an, berjudul “Ruang Tujuh Puluh”, di mana ia menjadi tokoh antagonis perempuan, dan kini menyandang status sebagai istri dari sang tokoh utama, Ji Junxiao—istri yang rupawan namun berhati serigala dan berbisa!
Dalam novel, sang antagonis perempuan adalah pengagum sepupunya, demi agar sang sepupu bisa menjadi kepala regu, ia tega menjebak sang tokoh utama dengan obat, berambisi agar Ji Junxiao kehilangan pekerjaannya karena masalah moral.
Siapa sangka, Ji Junxiao justru menikahinya.
Hal itu membuat sang antagonis perempuan gusar hingga menggigit bibir, bertekad menghancurkan Ji Junxiao.
Bermodal kecantikan bak Daji dan kepiawaian menggoda serta bermanja, ia dengan mudah membuat Ji Junxiao jatuh hati setengah mati.
Ia bekerja seba