Catatan Perjalanan Bebas

Catatan Perjalanan Bebas

Penulis:Merah Darah

Manusia memiliki suka dan duka, pertemuan dan perpisahan, sebagaimana bulan pun mengenal terang dan gelap, purnama dan sabit; sejak dahulu, kesempurnaan selalu sukar diraih. Selalu ada hal-hal yang tersimpan dalam ingatan, selalu pula ada yang terhapus dan terlupakan. Apa yang lenyap, diterbangkan angin tak berbekas. Namun, apa yang tetap abadi dalam ingatan, menjelma menjadi obsesi yang sulit terlepaskan. Maka, biarpun bersujud di hadapan Buddha selama sepuluh ribu tahun, yang dipanjatkan tak lain hanyalah satu permohonan: “bertemu kembali”. _____________________________________________________ Karya baru telah terbit, berjudul *Jalan Naga Sesat* (邪龙道), nomor buku 1502261. Silakan gunakan nomor buku tersebut untuk mengaksesnya.

Catatan Perjalanan Bebas

52ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

📚 Rekomendasi Terkait

Lihat Lebih Banyak >
Era Senjata Ilahi Global
Sang Mahapati Penyapu Ranjau
em andamento
Era Para Santo Sedunia
Melukis Kota yang Memikat
em andamento
Era Dewa-Dewa Global
Dalam semalam mencapai pencerahan.
em andamento
Kota Melintasi Ruang dan Waktu
Api Bintang dari Timur
concluído
Pohon Teknologi Sang Jenius
Angin Menderu di antara Pepohonan
em andamento
Istana Shura
Chen Bei Chen
em andamento
Pelayan Istana Tingkat Pertama
Kabut hujan berkelindan lembut
concluído
Enam Jalan Pain dan Pengendalian Diri
Keheningan mengejar kesepian.
concluído
Reinkarnasi: Sang Investor Tingkat Dewa
Waktu Bekas
em andamento

Peringkat Terkait

Peringkat Lainnya >
1
Dewa Atribut
Musim Panas Biru yang Menyejukkan
4
Kakakku adalah Rikudō Sennin.
Menyapu bersih dengan kekuatan penuh.
7
Selir yang Terabaikan
Bayangan Meninggalkan Aroma
8
Pedang dan Takhta
Sang Jenderal Menanggalkan Zirah
9
Tetangga Sang Pembunuh
Senja Bersalju yang Sunyi