Menjadi Kakak Senior Utama Juga Merupakan Sebuah Jalan Kultivasi adalah sebuah novel bertema perjalanan lintas waktu dan kelahiran kembali karya Naxisesi’s Grass. [Fanfic Xianjian + Gujian] Daftar bab terbaru dari "Menjadi Kakak Senior Utama Juga Merupakan Sebuah Jalan Kultivasi": Novel "[Fanfic Xianjian + Gujian] Menjadi Kakak Senior Utama Juga Merupakan Sebuah Jalan Kultivasi" karya Naxisesi’s Grass, bacaan lengkapnya tersedia. Shen Bailing pada mulanya hanyalah sesosok siluman kecil yang sangat biasa dari Kerajaan Kuno Juchao, siapa sangka takdir membawanya bergabung dengan Sekte Qionghua. Sejak saat itu, kehidupan siluman yang penuh lika-liku pun dimulai. Kultivasi menuju keabadian, dimulai dari menjadi Kakak Senior Utama. Catatan: Alur utama diambil dari kisah Xianjian 4, dengan sesekali diselipkan unsur dari seri Xianjian lainnya maupun Gujian. Jika ada perbedaan latar belakang, mohon segera dikoreksi. Cerita berkembang perlahan, mohon maklum. Ucapan terima kasih khusus kepada Manajer Toko Kutu Buku Gambar, Nona Kudindingdingcha, yang telah melukis sampul nomor satu dengan tangan sendiri, serta kepada Nona dari Studio Desain Fantasi Barat yang telah membuat sampul nomor dua. Terima kasih pula kepada Nona Penyerap Air dari Toko Gambar Hexie yang telah membuat banner khusus untuk kolom ini. Jangan lupa kunjungi kolom khusus kami...
Pada mulanya, langit dan bumi adalah kekacauan tanpa bentuk, laksana sebutir telur ayam; Pangu lahir di tengah-tengahnya. Sejak Pangu membelah langit dan bumi, dari kekacauan itu terangkatlah qi murni menjadi langit, dan qi keruh mengendap menjadi bumi. Setelah Pangu wafat, esensi, qi, dan roh sucinya menjelma menjadi tiga dewa agung: Fuxi, Shennong, dan Nuwa, yang dikenal sebagai “Tiga Maharaja”. Kekuatan spiritual yang semula tersembunyi dalam tubuh Pangu tersebar, terurai menjadi lima elemen: air, api, petir, angin, dan tanah, menyebar ke seluruh jagat. Daging dan darah Pangu pun menyatu dengan bumi dan menjelma menjadi gunung serta sungai. Namun, hanya hati Pangu yang tertinggal, menggantung di antara langit dan bumi, terhubung dengan qi murni alam semesta. Dari pertemuan qi murni dan qi keruh inilah tumbuh pohon suci.
Fuxi menciptakan para dewa dengan buah dari pohon suci sebagai tubuh dan mengalirkan semangatnya sendiri sebagai jiwa. Namun, pohon suci hanya berbuah sekali setiap sepuluh ribu tahun, sehingga jumlah dewa sangatlah sedikit. Karena buah pohon suci terbentuk dari qi murni langit dan bumi, para dewa tidak tahan terhadap qi keruh bumi, sehingga mereka berdiam di langit dan membentuk Dunia Para Dewa.
Shennong menggunakan tanah, batu, serta tanaman sebagai tubuh dan mencurahkan tenaganya untuk mencipta binatang. Maka segala binatang melata dan merayap memenuhi bumi, namun tiada satu pun yang memiliki akal budi.
Nuwa menggabungkan tanah dan air, menambahkan darah dan kekuatan spiritualnya sendiri, lalu membentuk manusia menurut citranya sen