Lima tahun lalu, ia dijebak oleh kekasihnya hingga masuk penjara. Lima tahun kemudian, ia kembali dengan penuh kekuatan, telah menjadi dewa perang yang menjaga negeri dengan kekuasaan tak terbatas!
Di langit di atas Bandara Baiyun Lingnan, sebuah pesawat militer khusus bersiap mendarat.
Di kedua sisi, deretan jet tempur mengawal bak sekawanan burung.
Desas-desus beredar, seorang tokoh besar akan tiba di Lingnan.
Kaum elit Lingnan berlomba-lomba ingin menjilat, namun tidak satu pun yang berhak masuk ke bandara.
Bandara telah lama ditutup, ribuan tentara bersenjata lengkap mengepung rapat area itu.
Hanya mereka yang berada di puncak kekuasaan, seperti Gubernur Provinsi Zhongnan dan para petinggi militer, yang berhak menyambut.
"Selamat datang kembali, Panglima Zhao!"
Begitu sosok itu muncul, para penguasa tertinggi serempak membungkuk hingga sembilan puluh derajat, suara mereka bergema menembus langit.
Mata mereka penuh kekaguman dan rasa segan.
Karena pria itu adalah Dewa Perang pelindung negara!
Jenderal bintang lima pertama dalam sejarah!
Permata termahal bangsa yang direstui langsung oleh pemimpin tertinggi!
Bertahun-tahun, karena ia memimpin Pasukan Khusus Sisik Naga—perisai bangsa—menaklukkan musuh ke timur dan barat, negara-negara lain gentar, dan rakyat Tiongkok menikmati kedamaian dan kemakmuran.
Kembali menginjak tanah kelahiran, Zhao Junhao diliputi berbagai perasaan.
Lima tahun lalu, demi melindungi kekasihnya, Ling Yufei, ia berselisih dengan seorang anak orang kaya. Meski itu pembelaan diri, Ling Yufei yang telah disuap malah bersaksi di pengadilan, menuduhnya sengaja melukai. Alhasil, Zhao Junhao dijebloskan ke penjara.
Beruntung di penjara ia bertemu o