Querida Médica Legista

Querida Médica Legista

Penulis:Pedaços EE

Era originalmente a destruição do jade da bela, mas com mãos hábeis para vingar a injustiça? Mulher forte + investigação criminal + enredo que queima o cérebro + amor abusivo. Cinco anos atrás, Ji Shuang testemunhou com os próprios olhos a morte trágica de sua irmã. A partir de então, ela se tornou uma legista forense sempre em busca de pistas do assassino, envolvendo-se assim em diversos casos grandes e pequenos. «O Espécime Humano», «O Amante Ganancioso», «A Borboleta Negra», «O Cadáver no Tanque de Água»…… Todos eles revelam os casos trágicos ocorridos……

Querida Médica Legista

5ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
25bab Capítulo

Bab Pertama: Mayat Perempuan

Halaman (1/3)

Semburat cahaya bulan menembus jendela yang separuh tertutup, membentuk pemandangan samar dan berkabut di dalam ruangan. Di luar, hujan turun dengan getir ditemani angin yang menyayat. Daun-daun bergesekan menimbulkan suara gemerisik, sementara jalan marmer dipenuhi lumpur dan kotoran—semuanya seakan menjadi pertanda atas tragedi yang telah terjadi.

Di tengah ruangan terbujur sesosok tubuh telanjang. Dilihat dari ciri-ciri pada bagian bawah perutnya, korban adalah seorang perempuan. Jemari tangannya yang ramping terkulai lemas di udara. Namun, tak seorang pun akan mengira bahwa ia sedang beristirahat dengan tenang.

Leher jenazah itu terkoyak oleh luka merah menyala. Hanya sedikit sisa daging yang masih menghubungkan kepalanya dengan tulang tenggorokan yang putih pucat, menahan agar kepalanya tidak terlepas.

Seluruh jari tangan dan kakinya telah dipotong rata, rapi tanpa terkecuali. Dada jenazah perempuan itu juga telah dibelah hingga menjadi permukaan datar, memperlihatkan tulang rusuk yang berlumuran lendir. Di bawah cahaya bulan, tulang-tulang itu memancarkan kilau keperakan yang terasa sangat mengerikan.

Giginya yang tinggal sedikit tidak saling menggigit, seolah hendak menyampaikan sesuatu. Keempat anggota tubuhnya terbentang tenang di atas ranjang steril, sementara seprai yang semula putih bersih telah ternoda merah darah.

Ji Shuang menggenggam sebilah pisau bedah, alisnya sedikit berkerut. Semua orang di tempat kejadian menunjukkan wajah muram. Bahkan ahli forensik berpengalaman pun tak kuasa menahan rasa mual.

<

📚 Rekomendasi Terkait

Lihat Lebih Banyak >

Peringkat Terkait

Lebih Banyak Peringkat >