Dia, satu-satunya putri sah dari Kediaman Putri Agung, namun dikenal di seluruh negeri sebagai sosok tak berguna! Saat sepasang mata dingin itu terbuka, ia telah menjadi pembunuh paling berbahaya di abad ke-21! Dengan satu gerakan tangan, ia mampu mengubah awan menjadi hujan! Dia, raja malam yang memesona, dingin dan tanpa belas kasihan. Dalam dunia yang kacau, mereka bertemu; sebuah duet serasi antara kecapi dan suling, sejak saat itu mereka saling mengikuti, di atas langit maupun di bawah bumi, hingga maut memisahkan. Kisah ini mengisahkan perjalanan satu-satunya putri sah Kediaman Putri Agung, dari sosok tak berguna menuju transformasi gemilang menjadi seorang jenius, menguasai nasib dengan kekuatan dan kehendak.
Bab 1: Melintasi [1]
Jika bahkan langit menghalangi langkahku mendekatinya,
Maka aku hanya bisa... melawan takdir!
Di mana pun kau berada, di sanalah hatiku akan kembali.
——————————————————————————
2012, Shanghai, Tiongkok
Di bawah malam, Sungai Huangpu mengalir deras, berkilauan dihiasi cahaya lampu dari kedua tepinya, kota yang tak pernah tidur, penuh dengan nyanyian dan tarian. Menara televisi Mutiara Timur berdiri megah setinggi 1535 kaki dari tanah, di bawah sinar bintang yang memenuhi langit, tampak luar biasa dan agung.
Tak ada yang dapat melihat puncak tertingginya, di sana seorang gadis mengenakan mantel panjang hitam berdiri, tangan terlipat di dada, mata dingin dan gelap menatap kapal pesiar yang perlahan melaju di atas Sungai Huangpu.
Sudah dekat...
Di atas kapal pesiar mewah kelas dunia itu, sedang berlangsung lelang yang diselenggarakan oleh Yayasan Kitano dari Jepang, berbagai harta karun yang tak ternilai sedang dilelang.
Barang-barang milik orang Jepang, dia paling suka merebutnya.
Saat kapal pesiar tepat di bawah tempatnya berdiri, sudut bibirnya yang indah tersenyum tipis, ujung kakinya menjejak, sosoknya yang langsing melompat ke atas, sepasang sayap besar berwarna hitam terbentang dari punggungnya!
Bulan sabit yang muncul dari balik awan kelabu memantulkan bayangan gadis itu, rambut merahnya menyala seperti api, matanya hitam pekat, aura aneh namun penuh ancaman!
Sosoknya melayang sejenak di udara, lalu tiba-tiba melesat menuju kapal pesiar di sungai, cepat seperti kilat!
D