As proezas do Grande Imperador Ancestral Luo Ao tiveram início com a conquista de Jingxing, prosseguindo com a pacificação de Shangfang. Após Shangfang pacificada, na primeira expedição Donglu foi estabilizado, na segunda os quatro bárbaros se renderam, na terceira o sul foi incorporado ao império. Assim, fundou uma nova dinastia, instituindo a era Wucheng, depôs as armas e cultivou as letras, conferiu nobrezas e dividiu terras, aplicou generosamente as oito políticas, governando o império com as mãos cruzadas. Após Luo Ao, com grandes idas e pequenas vindas, legou um jovem herdeiro infantil para suceder o ilimitado grande calendário. Externamente, as diversas tribos bárbaras não favorecem, internamente o palácio e o governo não estão de acordo. A terra de Jing enfrenta dificuldades, o coração do povo não está calmo. No passado, Qin Shanbin, Zhong Luyun, Zong Keshi, Que Mingyan, Xiang Zishi, Gao Jiansheng, Zhong Zhao e outros semelhantes todos desejavam harmonizar as dez mil nações, porém morreram e seus méritos se dissiparam. Seus cargos possuem sucessores, mas suas aspirações não são herdadas. Após os anos de Wucheng, será uma época de dificuldades? Será o tempo do dia Ji?
Sekarang adalah awal bulan keenam tahun kelima Huian, jika dihitung menurut Kalender Bintang Yunxing, maka ini adalah tahun kesebelas belas tujuh. Bintang Yunzhe melintasi langit sekali setiap tiga ratus enam puluh tahun, sehingga orang-orang menganggap tiga ratus enam puluh tahun sebagai satu siklus. Tujuh belas tahun lalu, Bintang Yunzhe sekali lagi melintas di langit, menandai awal siklus kesepuluh.
Sejak saat itu, penduduk di tanah ini akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada siklus kesembilan yang penuh bencana, memasuki siklus kesepuluh yang nasib baik dan buruknya sulit ditebak. Setelah kemunculan Bintang Yunzhe, orang-orang selalu berusaha meninggalkan yang lama dan menyambut yang baru. Kaisar Agung Gao, Luo Ao, naik takhta pada tahun berikutnya, menamai era tersebut Wucheng, dan hingga kini, telah berlalu tujuh belas tahun.
Kota Jin Guan terletak di wilayah Qizhou, Yuanfang, namun nasibnya tidak terlalu baik. Pada masa siklus kesembilan, kota ini masih tergolong makmur, saat itu jalan utama tidak mengikuti aliran Sungai Yuan, melainkan melintang, menghubungkan Qiping dan Liaoyuan. Namun kini, pemerintah telah membangun jalan utama di sepanjang tepian Sungai Yuan, sehingga Jin Guan menjadi tidak begitu penting. Penduduk desa di sekitar masih kadang datang berdagang, tapi hanya sebatas itu.
Matahari musim panas bersinar terik, rumput liar tumbuh makin cepat, meski tampak layu dan malas, setiap hari sedikit demi sedikit memakan habis sisa jalan utama lama. Kini jalan itu sudah sulit dilalui kereta besar, hanya kuda dan pejalan kaki yang bisa lewa