" />
Sebuah kalimat singkat: Kisah tentang gadis kecil bandel versi perempuan yang akhirnya menjadi perhatian pemuda tampan rapuh di sebelah rumah. Judul aslinya "Istri Jahat Berkuasa". Hari ini, cita-cita sang putri kecil adalah tidak pernah menikah dan mengumpulkan ribuan pengagum di bawah kakinya. Namun, sebelum niatnya tercapai, semuanya berantakan. Nenek besar dari Keluarga Jenderal mengadukan perbuatan si gadis kecil bandel, sang putri kecil dari kediaman pangeran di sebelah, yang suka menindas para pria muda. Cucu lelaki mereka yang lemah dan sakit-sakitan, satu-satunya pewaris keluarga selama lima generasi, dipaksa menikahinya. Akhirnya, sang putri kecil menerima hukuman keras dan mendapatkan seorang tunangan. Bertahun-tahun kemudian, ia hidup bahagia bersama pasangannya, dan akhirnya segala tuduhan yang menimpa dirinya terhapus. Pria yang dulu berada di bawah pesonanya, ternyata sudah merencanakan segalanya sejak awal dan menerima semua itu dengan hati yang lapang. Pengumuman 2 Januari: Cerita ini akan tayang bab baru pada hari Minggu, yaitu tanggal 11 pukul 14.14.14, dengan tiga bab yang sudah disiapkan. Silakan dinikmati. Ini adalah bentuk pengakuan atas karya saya, dan semoga kalian semua terus mendukung. Grup: 195568395. Karya baru teman, juga karya lama dan baru saya—>
Bab 1
Remaja
Gu Qingcheng berdiri di atas balkon, pandangannya tampak acuh tak acuh menyapu kue lotus di atas meja.
Tak satupun yang berkurang, remaja itu mengatupkan bibirnya dan berjalan ke lantai dua, menunduk memandang halaman sebelah. Istana Pangeran yang biasanya ramai dengan keributan ayam dan anjing kali ini luar biasa tenang. Ia berdiri diam, jubah perak yang dikenakannya tertiup angin, rambut hitamnya pun menari tak tenang di udara.
Pelayan kecil bernama Chun Zhu datang mencarinya dari dalam, "Tuan Muda, kenapa keluar? Tubuhmu baru saja membaik, lebih baik beristirahat!"
Wajah remaja yang tampan itu hanya memandang ke arah Istana Pangeran, tepat di seberang juga berdiri sebuah bangunan dua lantai, itulah kediaman Putri Muda Ye Jin Zhao.
Melihat ke arah pandangan tuannya, Chun Zhu segera bertanya, "Tuan Muda sedang menunggu Putri Muda?"
Gu Qingcheng tentu tidak menjawab, sebenarnya sejak kecil ia paling tidak suka bicara, sehari-hari hanya mengucapkan beberapa kalimat saja.
Melihat tuannya sama sekali tidak berniat membuka suara, Chun Zhu hanya bisa menjelaskan sendiri, "Jangan tunggu lagi, dengar-dengar Putri Muda baru saja dipukul sang Pangeran, sekarang pun belum bisa turun dari ranjang!"
Putri Muda Jin Zhao, di ibu kota dikenal sebagai Si Pengacau Kecil. Ia sejak kecil tak punya ibu, kurang pengawasan, tumbuh besar bersama ayahnya di medan perang. Gadis ini menguasai ilmu bela diri, bergaul dengan teman-teman sepermainan dari berbagai kalangan di halaman belakang, sembilan tah