Bab 118: Menjebak dan Memfitnah [12]
Bab 118: Fitnah dan Rekayasa [12]
Pada umumnya, pemanggil tingkat tinggi tidak hanya memiliki kekuatan yang tangguh, tetapi kekayaan yang mereka kumpulkan selama bertahun-tahun juga tidak sedikit, sehingga mereka sulit untuk disuap.
Di dunia ini, siapa pun yang bisa dibeli dengan uang adalah orang yang mudah dihadapi! Yang paling menakutkan adalah tipe orang yang sama sekali tidak tertarik pada uang dan harta benda!
Adipati An tertawa terbahak-bahak, "Tuan Xitian benar-benar orang yang lugas!"
Huang Beiyue menjawab, "Saya hanya orang yang suka mencari teman."
"Ya, ya, mencari teman!" Adipati An merasa paham dan hatinya pun menjadi lebih tenang.
Setelah melihat Tungku Emas Ungu, Huang Beiyue tiba-tiba mendongak, mengeluarkan suara "Eh", lalu berkata, "Saya mendengar bahwa di kediaman Adipati An terdapat sebuah kuali pusaka. Bolehkah saya meminjamnya untuk melihatnya?"
'Kuali Api Teratai Suci' adalah harta karun kebanggaan kediaman Adipati An. Sebagai senjata pusaka tingkat tinggi yang langka di dunia, semua orang tahu akan keberadaannya dan ingin sekali melihat seperti apa rupa Kuali Api Teratai Suci yang legendaris itu.
Adipati An selalu merasa bangga karena memiliki Kuali Api Teratai Suci. Sembari menjaga kerahasiaannya, ia juga sesekali membocorkan sedikit informasi agar orang lain merasa iri.
Jika orang lain yang meminta untuk melihatnya, ia belum tentu akan mengeluarkannya. Namun, jika Tuan Xitian yang ingin melihat, maka itu adalah perkara mudah.
Berhasil merangkul Xitian bukan hanya berarti mendapatkan seorang pemanggil bintang sembilan, tetapi juga seorang alkemis yang langka!
Tanpa menunda, Adipati An tidak menolak dan dengan sangat sigap berkata, "Jika Tuan Xitian ingin melihat, tentu saja saya tidak akan menolak!"
Ia berjalan ke depan meja giok putih, tangannya yang gemuk masuk ke dalam air yang mengalir jernih, lalu ia menekannya perlahan. Cahaya keemasan yang cemerlang, namun tidak menyilaukan, perlahan muncul ke permukaan.
Huang Beiyue memperhatikan pola gerakan tangan Adipati An dengan sangat saksama dan mengingatnya dengan kuat di dalam benaknya.
Cahaya keemasan menembus permukaan air, diikuti dengan munculnya sebuah tungku obat seukuran buah semangka.
Tungku obat itu seluruhnya berwarna emas dan bersinar terang. Di atas tungku emas itu, terdapat ukiran awan berwarna hitam pekat yang membentuk kelopak-kelopak bunga teratai yang sedang mekar. Sekilas, bunga teratai itu tampak seolah-olah hendak mekar dari permukaan tungku, sangat hidup dan nyata.
Meskipun Huang Beiyue terbiasa melihat barang-barang langka dan berharga, ia tetap tidak bisa menahan diri untuk menarik napas panjang.
Tungku obat ini berbeda dari tungku biasa. Sebagai senjata pusaka tingkat tinggi, ini adalah kuali yang konon digunakan oleh para dewa untuk meracik obat; tungku tersebut mengandung aura surgawi.
Jantung Huang Beiyue berdegup kencang. Ia merasakan giok hitam yang disimpannya di dalam baju berdenyut pelan, seirama dengan detak jantungnya.
"Itu dia!" Yan berbisik pelan, suaranya mengandung nada melankolis yang sulit dijelaskan, "Setelah sekian lama, akhirnya aku bisa melihatnya lagi."
Kuali Api Teratai Suci!
"Kau pernah melihatnya sebelumnya?" tanya Huang Beiyue dalam hati kepada Yan, sembari terus menatap dengan tenang.
"Hmph," Yan mendengus pelan, "Ini adalah senjata pusaka tingkat tinggi yang ditempa langsung oleh orang itu. Di dunia ini, senjata pusaka dengan tingkat yang sama tidak akan ada lebih dari tiga."
Huang Beiyue merasa sedikit terkejut. Yan kembali berucap, "Dengan kemampuanmu, membawa pergi Kuali Api Teratai Suci ini bukanlah hal yang sulit, bukan?"
"Tentu saja, hanya saja aku belum ingin mengambilnya sekarang." Di balik jubah hitamnya, mata Huang Beiyue memancarkan kilatan perhitungan.
"Benar-benar senjata yang luar biasa!" Huang Beiyue berdiri dengan santai dan tenang pada jarak tertentu dari meja giok putih, tidak mendekat untuk mengamatinya dengan saksama.
Hal ini membuat Adipati An merasa jauh lebih tenang.
Bagaimanapun, setiap orang kuat di dunia ini pasti akan tergoda jika melihat senjata pusaka tingkat tinggi seperti ini. Jika kekuatan Xitian yang begitu hebat tergiur dan timbul keserakahan, maka tidak akan ada yang bisa menghentikannya!