Penguasa dan Pejabat Tinggi Dinasti Song
Juara Utama Ujian Negara
kata
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Kembali ke Atas
Katalog Penguasa dan Pejabat Tinggi Dinasti Song
concluído·Total 100 bab
Penanda Buku
Urutan Terbalik
Bab Satu: Malam Ini, Malam yang Ber
Bab Dua: Menelusuri Arus Waktu Seribu Tahun
Bab Tiga: Kota Angin Sejuk
Bab Empat: Mengikat Rambut
Bab Lima: Menetap dan Mendirikan Rumah
Bab Enam: Ubi dan Kentang
Bab Tujuh: Susu Kedelai dan Cakwe
Bab Delapan: Di Mana Jalan Keluar
Bab Sembilan: Menantang ke Perguruan
Bab Sepuluh: Memperlihatkan Kemampuan
Bab Sebelas: Menjadi Pemegang Saham
Bab Dua Belas: Persiapan Rumah Makan
Bab Empat Belas: Kedai Minuman Harum Milik Keluarga Feng
Bab Empat Belas: Pembukaan Kembali Kediaman Alam
Bab Lima Belas:
Bab 16: Latihan Pagi
Bab Tujuh Belas: Pertemuan Tak Terduga
Bab Delapan Belas: Bertanding Catur di Pavilun Panjang
Bab Sembilan Belas: Memanen Kentang
Bab Dua Puluh: Diskusi Dagang
Bab Dua Puluh Satu: Menulis Kata Pengantar
Bab Dua Puluh Dua: Festival Pertengahan Musim Gugur
Bab Dua Puluh Tiga: Potret
Bab Dua Puluh Empat: Pertemuan Tak Terduga di Perahu Lukisan
Bab Dua Puluh Lima: Pertemuan Puisi di Nanyang
Bab Dua Puluh Enam: Lomba Ratu Bunga Dimulai
Bab Dua Puluh Tujuh: Tarian Sutra Putih di Musim Gugur
Bab Dua Puluh Delapan: Persaingan Keindahan Para Gadis
Bab Dua Puluh Sembilan: Kapan Bulan Purnama Bersinar?
Bab tiga puluh: Siapakah yang akan mendapatkan bunga itu?
Bab Tiga Puluh Satu: Cendekiawan Pertapa
Bab Tiga Puluh Dua: Ruang Baca Gerbang Awan
Bab Tiga Puluh Tiga: Dibuang Tiga Ribu Li
Bab 34: Teman Satu Sel
Bab Tiga Puluh Lima: Strategi
Bab tiga puluh enam: Kakek Cui Mengajari Cucu
Bab Tiga Puluh Tujuh: Setelah Sidang Pengadilan
Bab Tiga Puluh Delapan: Sidang Besar Dimulai
Bab Tiga Puluh Sembilan: Akademi Hutan Pinus
Bab Empat Puluh: Ujian dan Penilaian
Bab Empat Puluh Satu: Mengunjungi Ratu Bunga
Bab Empat Puluh Dua: Paviliun Aroma Mendengar
Bab Empat Puluh Tiga: Permainan Arak
Bab Empat Puluh Empat: Melodi dan Lirik Berpadu Harmoni
Bab Empat Puluh Lima: Sup Penawar Mabuk untuk Wan'er
Bab Empat Puluh Enam: Menikmati Lukisan di Jalan Kebun Kejutan
Bab Empat Puluh Tujuh: Berkunjung ke Kediaman Keluarga Cui
Bab Empat Puluh Delapan: Kakak Senior yang Menawan
Bab Empat Puluh Sembilan: Penyakit Tak Berdaya
Bab Lima Puluh: Tang Kecil dan Tang Kedua dalam Sekali Genggaman
Bab Lima Puluh Satu: Teman-Teman Sekelas di Aula Kejujuran
Bab Lima Puluh Dua: Mengantar Kepergian Zhong Cheng
Bab Lima Puluh Tiga: Masalah yang Timbul karena Membeli Kartu Remi
Bab Lima Puluh Empat: Masalah Menimpa Kepala Wilayah Zheng
Bab Lima Puluh Lima: Pandangan Aneh Xu Feng
Bab Lima Puluh Enam: Mengunjungi Keluarga Su
Bab Lima Puluh Tujuh: Pesta Puisi Bunga Mei
Bab Lima Puluh Delapan: Pertandingan
Bab Lima Puluh Sembilan: Datangnya Tahun Macan
Bab Enam Puluh: Sang Jelita di Bawah Cahaya Lampu yang Meredup
Bab Enam Puluh Satu: Penggantian Orang Terpandai
Bab Empat Puluh Dua: Memeriksa Penyakit di Kamar Putri
Bab 63: Hari Kelahiran Dewi Welas Asih
Ucapan Terlambat untuk Buku Baru
Bab Empat Puluh Empat: Persembahan Sajak di Puncak Awan
Bab 65: Perkebunan Keluarga Cui
Bab Enam Puluh Enam: Gunung Dua Naga
Bab Enam Puluh Tujuh: Hati dan Jiwa sebagai Teman Minum
Bab Enam Puluh Delapan Kematian Harimau Penyangga
Bab Empat Puluh Sembilan: Pembongkaran Benteng Batu
Bab Empat Puluh Tujuh: Komandan Cui
Bab Tujuh Puluh Satu: Strategi Gunung Dua Naga
Bab Tujuh Puluh Dua: Bayangan Malam
Bab Tujuh Puluh Empat: Pesan Melalui Burung Merpati
Bab Tujuh Puluh Lima: Rencana Gila
Bab Tujuh Puluh Enam: Serangan Malam
Bab Tujuh Puluh Tujuh: Pertempuran Malam
Bab Tujuh Puluh Delapan: Penakluk Tiga Gunung Telah Tiba
Bab Tujuh Puluh Sembilan: Menangkap Kura-kura dalam Gentong
Bab Delapan Puluh: Kedatangan Cui Ye
Bab Delapan Puluh Satu: Pemberantasan Perampok di Gunung Dua Naga
Bab Delapan Puluh Dua: Pulang ke Rumah
Bab Delapan Puluh Tiga: Bertemu Kembali di Kediaman Keluarga Cui
Bab Delapan Puluh Empat: Mengunjungi Kembali Paviliun Harum
Bab Delapan Puluh Lima: Tarian Menawan (Mohon Langganan Pertama)
Bab Delapan Puluh Enam: Sang Kepala Wilayah Memanggil (Memohon Dukungan Pertama)
Bab 87: Sungai Penuh Merah (Mohon Langganan Pertama)
Bab Delapan Puluh Delapan: Strategi Menaklukkan Musim Panas
Bab Delapan Puluh Sembilan: Dua Orang Pendukung Bersama
Bab Sembilan Puluh: Pengurus Urusan
Bab Sembilan Puluh Satu: Tiga Kebijakan Menghadapi Bencana
Bab Sembilan Puluh Dua: Tamasya
Bab Sembilan Puluh Tiga: Cermin Kaca Berkilau
Bab Sembilan Puluh Empat: Lembah Air Terjun
Bab Sembilan Puluh Lima: Pesta Minum di Pavilun Kemakmuran
Bab Sembilan Puluh Enam: Kecerdasan Seperti Xie An
Bab Sembilan Puluh Tujuh: Meminang
Bab Sembilan Puluh Sembilan: Di Bawah Gunung Tian Tai
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
白天
夜间
粉红
淡绿
淡黄
Jenis Huruf Teks
宋体
微软雅黑
黑体
楷体
Ukuran Huruf
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
翻页模式
点击
滚动
×